Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH


Blog EntryMay 1, '10 12:54 AM
for everyone
Komik ini dibuat oleh teman saya yang bernama Deddy Wijaya S
Benar-benar menginspirasi...dan...menohok.. ^^v



Blog EntryApr 20, '10 1:39 PM
for everyone
Sampai tulisan ini diposting, lebih tepatnya pada saat saya mengklik hyperlink "save and publish", saya telah genap berusia 24 tahun 1 jam 34 menit.

Banyak hal yang saya alami sejak saya ulang tahun ke 23. Some of them were too good to be true, on the contrary, lots of them were just useless and stupid things :-D. Dari mulai (ehem..!!) naik jabatan (ehem..!!), kehilangan hp baru TT.TT, punya dua ponakan baru, FB dan dua akun Yahoo dan satu Gmail saya dihack oleh..........ada lah pokoknya orangnya, trus perang di Twitter antara saya dengan C-Crew :-D, ketemu temen-temen baru, dan sebagainya.

Di hari ulang tahun ini pun saya merasa hari ini adalah hari yang sangat spesial. Tadinya yang sekitar jam 9an saya sudah ketiduran duluan, tiba-tiba terbangun jam 12 tepat. Tanpa sebab. And I felt that...God was wishing me a happy birthday...

Saya pun tidak pernah mengharapkan semua keluarga, sahabat, ataupun teman saya untuk memberi kado, merayakan, atau bahkan sekedar mengucapkan selamat ulang tahun. Bahkan saya tidak pernah marah, sedih atau kecewa kalau ada yang melupakannya. Saya juga tidak pernah mempermasalahkan siapa yang pertama kali mengucapkan selamat. Tahu kenapa?

Karena bagi saya, keberadaan mereka di dunia ini sudah merupakan
anugerah terindah dari Tuhan yang diberikanNya kepada saya DI SETIAP WAKTU. Jauh lebih berharga dan tidak ternilai dengan apapun daripada hanya sekedar kado atau ucapan selamat.


Saya pun menyadari bahwa saya masih terus melakukan banyak kesalahan di dalam hidup ini. Menyakiti Tuhan, menyakiti keluarga, dan menyakiti teman...masih banyak hal buruk yang sengaja maupun tidak, masih saya lakukan. Saya hanya berharap diberi kado dari Tuhan berupa hikmat yang dapat membantu saya dalam menjalani hidup. Agar saya dapat menyenangkanNya, membuatNya bangga, dan menjadi saluran berkatNya. Dan...agar saya dapat menjadi orang yang lebih baik...

Thank you...God.

Blog EntryMar 27, '10 8:09 AM
for everyone
Hahahaiiiiii.....kembali ke sistem mobile blogging!!!! Seperti ketika dulu sudah mulai jenuh dengan Facebook, sekarang ketika sudah mulai bosan dengan Twitter yg membatasi ruang gerak saya hanya sebanyak 140 karakter, saya pun kembali ke Subgenre. Saya juga sudah mulai bosan dgn isi timeline yang cuman itu-itu saja. Eniwei, dalam beberapa bulan ke depan saya harus menentukan mau jadi apa saya di masa depan. Apakah saya akan jadi pengusaha frozen yogurt, pemilik resto ayam goreng, pemegang saham clothing company, atau pengelola studio rekaman. Apa yang saya pilih akan menentukan kehidupan saya seterusnya. Apakah saya akan jadi seseorang....ataukah pecundang? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa, mencoba, berdoa, menjalankan, berdoa, berjuang, berdoa........dan yang terakhir, berdoa.



Photo AlbumFoto Jadi-JadianMar 22, '10 5:02 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kenapa nama albumnya "Foto Jadi-Jadian"? Karena foto-foto atau gambar di sini cuman editan Sotosop belaka... :-p

Blog EntryMar 22, '10 4:53 PM
for everyone


Yaaaaa.... dua foto di atas adalah hasil karya dengan Photoshop.... Tapi bukan hasil kreativitas saya, karena saya cuma mengikuti langkah step by step di buku Digital Imaging yaaa....jadi gak usah dipuji2, apalagi disembah...dosa tau!!

Blog EntryOct 26, '09 7:03 PM
for everyone
http://subgenre.multiply.com

taken from LOUD Music Magazine, edisi Oktober 10/II/09

Editor's Note
by Ridho Hafiedz

Banyak yang berasumsi eksistensi sebuah band dilihat dari album ke tiga dan seterusnya. Kita tau dan faktanya memang banyak band-band yang setelah album pertama langsung meredup, dan memang bisa kita lihat faktanya di lima tahun terakhir industri musik kita. Ternyata memang banyak faktor yang menjadi akibat mengapa bisa seperti itu. Dari beberapa teman, gue mendapat berita kalo ada band yang merasa puas dengan kesuksesan saat ini, ada band yang tidak memiliki planning yang matang atau cuma latah terhadap trend musik saat ini, faktor managerial yang gak jelas dan lain-lain.

Memang seharusnya di saat kondisi industri musik kita yang lagi "gini" strategi management harus jitu, gak bisa hanya nunggu bola atau puas dengan ketenaran sesaat. Band yang kuat adalah band yang memiliki strategi marketing yang bagus, efisien dan siap jadi "sales" tapi tidak "melacur". Kesalahan sistem yang disebutkan tadi menjadi salah satu mengapa mereka gak bisa survive, karena berpikir udah mentok dan gak bisa bikin apa-apa lagi akhirnya bubar.

Ada teman yang datang dan curhat kalo dia udah mulai jarang show off air, gara-gara promotor lebih tertarik dengan band murah yang gak macam-macam. Bahkan katanya ada band yang cukup dikenal yang mau dibayar 10 juta untuk tiga titik show, waw...Kalo gini sistem profesional emang gak akan bisa hidup. Menurut dia, alasan promotor dengan membawa tiga band murah toh sama-sama saja dengan membawa satu band gede bahkan jumlah penonton juga sama saja. Tapi kalo pemikiran bisnisnya begini memang kita akan kehilangan show yang berkualitas, alasan gue ya memang harga gak akan bohong.

Blog EntryOct 26, '09 6:15 PM
for everyone
http://subgenre.multiply.com

Tulisan pengalaman ini diambil dari majalah mini LOUD Music Magazine milik Ridho Hafiedz (gitaris Slank) edisi Oktober 10/II/09

Teman
oleh Denny MR

Handphone di saku celana saya tiba-tiba menjerit. Di seberang sana terdengar suara sumringah. Teman saya, seorang musisi yang baru merilis album, mengajak pergi ke suatu pertunjukkan amal yang seluruh hasil penjualan tiketnya akan disumbangkan buat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa, nun di Padang sana. Bersama band-nya, dia menjadi salah satu penampil. Tanpa imbalan sepeser pun, namanya juga acara amal. Biasa.

"Gue belum mampu nyumbang duit nih. Tapi dengan ikutan konser itu, minimal nabung pahala lah," katanya penuh semangat, sama bersemangatnya ketika memaksa saya untuk menjadi saksi dari momen kemanusiaan tersebut.

Pertunjukkan musik atas nama solidaritas belakangan ini memang marak digelar. Banyak banget yang terlibat. Dari berbagai unsur media massa seperti media cetak dan elektronik, televisi swasta, sampai pejabat daerah yang tiba-tiba saja merasa harus turun tangan. Karena serba spontan, suasana pertunjukkan sering lebih mirip kenduri ketimbang sebuah pentas seni musik. Tentu ini bisa dimaklumi. Ketika negeri ini dilanda musibah, spirit kebersamaan menempati prioritas di atas segalanya. Pertunjukkan bertema serupa pun berkali-kali saya satroni. Dari satu panggung ke panggung lain. Dari musisi papan atas sampai musisi yang baru membentuk band beberapa jam sebelum pertunjukkan itu sendiri. Saya mulai terbiasa menyaksikan pejabat ini atau pejabat itu memberi kata sambutan. Nanti wajah mereka akan disorot kamera televisi, kan lumayan. Jujur saja, kebanyakan pidatonya garing alias membosankan. Tetapi, atas nama spirit kebersamaan pula, saya manut saja waktu si teman datang menjemput dengan kostum sudah 'siap tempur'. Seperti dia, saya merasa belum mampu memberi sumbangan duit untuk meringankan penderitaan warga Padang dan sekitarnya. Dengan memberi dukungan semangat untuk si teman, saya lantas meyakinkan diri sendiri bahwa untuk beramal banyak cara bisa dilakukan.

Seperti pada pertunjukkan-pertunjukkan sebelumnya, pemandangan serupa kembali berlangsung di depan mata. Satu per satu musisi menampilkan karya terbaiknya dan sebisa mungkin memilih lagu dengan tema yang mendekati konsep acara. Seperti hari-hari sebelumnya pula,  acara didahului oleh pidato pembukaan pejabat dan di penghujung acara berlangsung penyerahan sumbangan hasil penjualan tiket atau lelang suatu barang berharga. Adapun si teman, di luar dugaan, ikut menyerahkan gitar kesayangannya untuk dilelang, padahal di perjalanan menuju venue sama sekali tidak menyinggung rencana tersebut. Diam-diam saya merasa  begitu kecil dibanding dirinya. Adegan penyerahan gitar sangat menguras emosi. Asli mengharukan. Dalam perjalanan pulang dengan tubuh masih bersimbah peluh, teman saya menyatakan tekad untuk terus mendukung acara yang diperuntukkan bagi kemanusiaan.

Beberapa hari kemudian, handphone di saku celana saya kembali menjerit. Teman saya lagi. Tapi ada yang berubah. Kali ini suaranya tidak sumringah seperti beberapa hari lalu. Dari mulutnya meluncur sumpah serapah dengan kosa kata yang tidak mungkin saya tulis di sini. Usut punya usut, si teman baru saja mendapat berita dari temannya, bahwa panitia pertunjukkan amal tempo hari sudah pada ganti handphone semua.

"Nggak semua hasil pertunjukkan disumbangkan, man!"

Saya melongo. Edan! Di tengah lautan kesedihan, masih saja ada segelintir manusia yang memanfaatkan penderitaan orang lain. Panitia sialan itu bukan cuma menjadikan korban gempa sebagai lahan bisnis, melainkan juga memanfaatkan empati teman saya yang sudah dengan suka rela melepas gitar kesayangannya.

Blog EntryOct 20, '09 7:10 AM
for everyone
Huuuffftttt...kerjaan untuk hari ini selesaaae.....besok cari kerjaan baruuuu......

Blog EntrySep 10, '09 4:48 AM
for everyone
http://subgenre.multiply.com

Tampaknya Facebook telah memberikan standar baru di dalam dunia maya. Berbagai sarana social networking telah mengalihkan kiblatnya ke Facebook. Friendster beberapa waktu yang lalu menambahkan fitur chat di dalam situsnya, sama seperti milik Facebook, walaupun baru saja saya mencoba mengunjungi Friendster, fitur tersebut tidak ada lagi. Multiply juga memasukkan fitur serupa. Bahkan dominan warna yang digunakan dalam situs2 pun serupa dengan Facebook, yakni biru. Situs mobile milik indosat bahkan menggunakan logo-logo yang sangat mengingatkan pada logo Facebook (huruf "f" di dalam kotak berwarna biru bergradasi).

Sebenarnya sah-sah saja sih...tapi apa malah itu bukan nambah2 kepopuleran Facebook? Kenapa gak pake templates/warna lain? Kan lebih original kan...

VideoSep 10, '09 3:13 AM
for everyone
It's funny like hell !!!



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Blog EntryAug 21, '09 7:05 PM
for everyone
Lying in my bed I hear the clock tick
And think of you
Turning in circles confusion–
Is nothing new
Flashback to warm nights–
Almost left behind
A suitcase of memories
Time after–

Sometimes you picture me–
I'm walking too far ahead
You're calling to me I can't hear
What you have said–
And you say–go slow–
I’ve fallen behind–
The second hand unwinds

If you're lost you can look–and you will find me
Time after time
If you fall I will catch you–I'll be waiting
Time after time

If you fall I will catch you–I will be waiting
Time after time
Time after time

After your picture fades and darkness has
Turned to gray
Watching through windows–I'm wondering
If you're okay
And you say–go slow–
I’ve fallen behind
The drum beats out of time–

If you're lost you can look–and you will find me
Time after time
If you fall I will catch you–I'll be waiting
Time after time

If you fall I will catch you–I will be waiting
Time after time
Time after time
Mmm mmm mmm time after time
Oh oh oh oh oh oh
Time after time
Time after time

Blog EntryAug 17, '09 5:58 AM
for everyone











Netral's New Album: The Story Of....

Price: Rp 40.000,- (CD)
Track List:
1. Cipta Karya Jaya Rasa
2. Hari Yang Indah
3. Garuda Di Dadaku
4. Api
5. Seluas Samudera
6. Kecoa Dan Kupu-Kupu
7. Susu Coklat
8. Lagu Untuk Teman
9. Musim Berburu
10. Tersesat
11. Liburan
12. Nuansa
13. Hari Merdeka

*)klik pada judul untuk mendengarkan sample-nya

Netral Official Site said:

Album ke-10 ini bersifat eksploratif baik dari segi musik, pemilihan sound dan notasi yang belum pernah dilakukan pada lagu-lagu Netral sebelumnya. Namun demikian Netral tetap mempertahankan karakter yang selama ini sudah menjadi ciri khas mereka. Album ini berisi 13 lagu yang terdiri dari 12 lagu baru dan 1 lagu perjuangan yang diaransemen ulang. Temanya beragam mulai dari nasionalisme hingga cerita tentang kehidupan sehari-hari.

From me:

KEREN..!!!

Blog EntryJul 28, '09 2:53 PM
for everyone
Vampire itu beneran ada nggak sih? Kalo ada, ada yang tau sekolah tinggi buat calon pemburu vampire nggak? Atau at least tempat kursus deh..


Gue abis nonton Blood: The Last Vampire and the movie was good, not awesome yet...but good. Para pembuatnya cukup sukses dalam menerjemahkan ke dalam bentuk film...not like the shitty Dragonball Evolution. Gue yg gak pernah baca komiknya ato nonton animenya juga langsung mudeng maksud ceritanya...tp emang dasarnya gue pinter sih... . Filmnya sendiri overall sih keren. Dengan adegan2 action ala film kungfu Jepang & Cina, digabung dengan sedikit spesial efek animasi yang nggak berlebihan (dan sekali lagi..not like the shitty Dragonball Evolution), gue acungin...2 jempol aja deh. Kenapa nggak 4 jempol? Karena gue kurang suka pas adegan truknya yang dinaikin Saya sama si cewek satunya itu terjun ke jurang. Mirip sama adegan kereta api terjun ke jurang di Wanted (Angelina Jolie). Dan nggak tau kenapa, gue selalu pengin jadi pemburu vampire. Sejak jaman Blade, Van Helsing, Underworld, dan sekarang Blood, vampire hunter selalu keliatan keren dan seksi. Kayaknya rasanya enaaaak banget kalo bisa nebas vampire pake pedang. Udah bisa ngilangin stress gara-gara kerjaan, eh, dapet pahala lagi..!! Lho, iya kan dapet pahala?? Kan membasmi iblis...

Next target: G.I. Joe



Blog EntryJul 15, '09 1:48 AM
for everyone
http://subgenre.multiply.com

Tulisan kali ini saya ambil dari sebuah thread di Kaskus berjudul sama ditulis oleh LordDF, aktivis Kaskus, yang sedang menjadi hot thread. Sumber asli silakan klik di sini.

Prinsip Sang Pedagang Gorengan

Di Yogyakarta, ada seorang penjual gorengan yang sudah tua. Dia berjualan di depan bengkel tua yang kecil. Setiap sore sekitar jam 4 dia mulai berjualan di sana...

Ketika saya membeli disana, saya menunggu tempe gorengnya matang. Kebetulan tempe gorengnya belum matang. Sambil menunggu gorengan matang, tiba-tiba ada peminta-minta yang datang...

"Bu, gorengannya seribu ya!"

WTF?#$!
1.000?


Lalu ibu itu memberinya tahu isi dan bakwan. ANEHNYA, dia memberinya sebungkus penuh. 1.000 = Sebungkus?? Impossible! Gw aja beli 5.000 baru dapet sebungkus penuh. Setelah orang ntu pergi, langsung saja saya tanyakan.

"Bu, kok banyak sekali sih dikasih?? "
"Kasihan mas... " , jawab si ibu.

Langsung aja saya cecar lagi...
"Lha, kalo begitu untungnya darimana bu?? "
Jawabannya ternyata...

"Bohong saya kalau saya bilang mendapat untung banyak dari jualan saya. Apalagi seperti barusan. Tapi saya lebih bohong jika saya mengatakan saya tidak bisa membantu orang lain."

Well, saya langsung tertegun...
Jadi inget, kalo ada orang minta-minta, bilangnya "gak da uang"...
Padahal uang seratus ribuan berjejer di dompet.

Sambil tertegun, duduklah saya dengen setia menunggu tempe...
Tiba-tiba, saya disodorkan gorengan lainnya dulu. "Mas, makan dulu mas."
Tentu saja saya menolak, "Nanti saja bu, dirumah saja. "

Jawab si ibu, "Gak papa. Gratis kok, sambil nungguin. "

Kali ini saya gak komen apa-apa. Saya rasa saya makin mengerti maksud sang ibu. Namun, setelah saya menerima tempe goreng saya dan membayarnya, entah kenapa keceplosan, "Emang prinsip hidup ibu apa sih?"

Jawabnya...

"Ibu rasa nggak ada. Bagi ibu, kehidupan adalah prinsip terbaik yang ibu pernah rasakan, jalani, dan ketahui. Kehidupan = prinsip. Kehidupan tanpa prinsip, bukanlah kehidupan."

Well, that's the last answer.

Pulang-pulang, entah kenapa gua jadi melakonlis...
Mikirin ibu itu sambil mau menangis...
Komen terakhir menyatakan, bahwa seseorang kadang hanya sekedar berprinsip...
Padahal menurut ibu itu, prinsip dan kehidupan adalah satu...

Komen dari saya, pemilik blog http://subgenre.multipy.com:
Ternyata bukan dari ajaran guru-guru di sekolah atau perguruan tinggi saya bisa mengerti makna hidup yang sebenarnya. Bukan dari melihat kesuksesan orang-orang kaya, maupun para petinggi-petinggi hidup ini. Melainkan dari orang-orang yang justru tidak saya kira sebelumnya.

Blog EntryJul 14, '09 12:46 PM
for everyone
http://subgenre.multiply.com

Menuliskan pikiran yang baik ternyata tidaklah semudah yang saya kira. Ada aturan-aturan tak resmi agar tulisan kita di dalam blog menarik untuk dibaca. Ini saya dapatkan dari blog Raditya Dika si Kambing Jantan. Judulnya Tiga Elemen Penulisan Kreatif dalam Blog.

1. First Sentence yang Menarik
2. Buatlah Tulisan yang Ekonomis
3. Menemukan dan Menggunakan Voice Anda Sendiri

Untuk detail dan penjelasan dari masing-masing, silakan kunjungi langsung blog Raditya Dika di sini.

Terinspirasi oleh beliau, yang di sela-sela ketidakwarasannya masih sempet-sempetnya nulis tulisan yang sangat-sangat bermutu, maka dari itu mulai sekarang...saya berjanji...akan sepenuh hati...segenap jiwa raga...akan berusaha menulis segala sesuatu yang nggak asal-asalan. Saya berani disamber Julie Estelle kalo sampai melanggar janji saya tersebut... Sekian.

:beer:



Blog EntryJul 8, '09 1:02 AM
for everyone

Blog EntryJun 30, '09 9:25 PM
for everyone
Tadi malem gue pergi ke PRJ Kemayoran. Pulang dari klien, nyampe kos langsung mandi cepet-cepet, trus langsung cabut menuju TKP. Gue pengin nonton Utopia..untuk yang kesekian kalinya.

Pertama gue dateng....anjrit-rame-banget-cing-perasaan-pas-hari-kerja-juga!!! Mungkin karena anak sekolah juga pada liburan kali ya. Abis beli tiket 15 rebu rupee, gue pun langsung menuju ke lokasi konser ntu Rock Revival . Pertama nyampe di lokasi, ternyata Dead Squad udah maen. Cuman kebagian beberapa lagu nih. Kok kurang rapi ya mereka? Banyak lick-lick yang gak jelas dan kasar. Sound'nya juga gak bagus. Mumpung masih Dead Squad, gue yang kelaparan belum makan malam pun nyari makan di sekitar venue. Dapet Iga Bakar Bumbu Bali yang mahal-dan-gak-enak. Baru aja selesae makan, langsung terdengar intro Seperti Bintang !!!!! Yeeeeaaaaahhhh, finally, Utopia was on stage, dude!! Berturut-turut mereka bawain lagu-lagu andalan: Seperti Bintang, Feel, Benci, Serpihan Hati, Baby Doll, dan Antara Ada Dan Tiada. And,,,these guys always rock!!!! Dan tanpa cela!!! Arransemen Antara Ada Dan Tiada-nya keren!!! Progresif gitu deh... And..... Love you, Pia!!! Dan, kembali gue nggak respek sama penonton yang mayoritas cowok, teriak-teriak terus "We want Pas !!!! We want Pas !!!"... Bukan, bukan gue gak suka Pas Band. They're so cool also. But....hey, grow up boys!! Hargain dikit donk musisi yang lagi maen. Dasar Indonesia... Eh, ternyata walopun pada tereak-tereak "We want Pas!!!", mereka tetep loncat-loncat juga waktu Utopia maen....huh, muna' loe semua!!! Akhirnya Pas Band pun maen, dan lantai aspal tempat gue berdiri serasa gempa beneran waktu jubelan penonton mulai loncat-loncat menikmati Pas Band. Beneran gue heran, bisa ya ampe bikin tuh lantai aspal kayak gempa gitu. Anyway, overall, Dead Squad gue gak bisa nikmatin , Utopia "Four Thumbs Up!!!" , Pas Band keren banget sih, cuman gue kan bukan Passer, jadi ya...biasa aja lah.... tho thumbs up, deh,,,

NoteJun 29, '09 1:23 PM
for everyone

Blog EntryJun 29, '09 1:02 PM
for everyone
Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 26-28 Juni 2009, ada acara superkeren di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno. Itu adalah JakCloth 2009 alias Jakarta Clothing Expo 2009. JakCloth ini adalah expo yang isinya tenant-tenant distro dari berbagai merek lokal berbagai daerah...dan...sumprit...anjrit-barangnya-keren-abis-cing!! Gue yang biasanya gak begitu kalap walopun ada sale gede-gedean, hari Sabtu kemaren...gue...M.E.N.G.G.I.L.A. . Alhasil gue pulang membawa tiga kaos, satu jaket, dan satu topi...............dan empat SPG (...yg ini bo'ongan lo, suer!). Masih nggak cukup dan nggak puas, gue balik lagi ke sono, dan pulang (lagi) membawa satu jaket (lagi) dan satu kaos (lagi).............dan dua waria (..apalagi ini...sumprit cuman bo'ong!!). G-I-L-A ... K-A-L-A-P ... tapi P-U-A-S

Anyway, akhirnya kesempatan gue buat nonton konser Utopia untuk kesekian kalinya pun tiba. Besok, di PRJ Kemayoran, Utopia akan tampil bersama Dead Squad dan Pas Band!!!!! It's gonna be a kickin' ass gig!!!!!

Well, that's all folks !!!!

NoteGuestbook
   
eviindriani wrote on Jul 7, '09
www.gudangbelanja.com Grosir dan Retail Baju Bayi, Anak-Dewasa branded Sisa Eksport & Import, Mudah, Murah Berkualitas. Transaksi Online Otomatis 24 Jam/Hari & 7 hari/Minggu. Keterangannya lengkap, banyak model, bahannya halus dan lembut. Di jamin gak akan nyesel deh....! Mampir ya ...
Pages:123